Wujudkan Pemilu Bermartabat, Bawaslu Tanjungbalai Gelar P2P
|
Tanjungbalai - Dalam rangka mewujudkan perpanjangan tangan hingga akar rumput, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungbalai menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), di aula Kantor Bawaslu Tanjungbalai, Kamis (25/06/2026).
Mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat", giat yang diikuti 40 peserta dari berbagai latar belakang itu terdiri dari Pelajar/osis, Kader PMII, Kader GMNI, Kader GMKI, Kader HMI, Kader KAMMI, Kader HIMMAH, IPNU, Penggiat Sosial (Tim Hanif-HAMIM-GPPI-ANJ-Gemas), Komunitas Skuter Matic, perwakilan Kampus STAI Nurul Ilmi, STAI Al Hikmah serta Insan Pers Kota Tanjungbalai.
Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Pimpinan Bawaslu Sumatera Utara, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Joko Arief Budiono, S.H. didampngi anggota dan Kordinator Sekretariat Bawaslu Kota Kerang Tanjungbalai.
Dalam arahannya, Joko mengtakan bahwa pelaksanaan kegiatan P2P merupakan sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif guna mewujudkan Pemilu yang demokratis dan bermartabat.
Sebelumnya, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HPPH) Nazmi Hidayat S, mewakili Ketua Bawaslu Kota Tanjungbalai dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan wadah strategis untuk mencetak kader pengawas yang tidak hanya memahami kepemiluan, tetapi juga mampu berfungsi dan bergerak secara aktif dalam menjaga kualitas demokrasi menjelang Pemilu Tahun 2029.
Kegiatan yang berlangsung satu harian penuh itu memuat dan menyajikan enam materi penting yang disampaikan sejumlah narasumber diantaranya Staf teknis Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Zefri Anshari Lubis, S.Hi., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Amri,SH serta Ketua Bawaslu Tanjungbalai H. Dedy Hendrawan,SH.,MH dan Nazmi Hidayat S.
Selama sesi berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti alur diskusi dan tanya jawab bersama para narasumber dengan membentuk kelompok belajar. Interaksi tersebut menjadi sarana memperdalam pemahaman peserta mengenai pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa Pemilu.
Sebagai penutup sesi, seluruh peserta mengisi Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan mengikuti post test guna mengukur pemahaman setelah menerima materi. Suasana semakin semarak dengan kuis interaktif berhadiah bingkisan bagi 10 peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat oleh para fasilitator.
Sebelum menutup kegiatan secara resmi, Ketua Bawaslu Kota Tanjungbalai, H. Dedy Hendrawan,SH.,MH, berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh serta menjadi agen pengawas partisipatif yang berfungsi dan bergerak di tengah masyarakat demi mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat hingga akar rumput.
Melalui Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) ini, Bawaslu Kota Tanjungbalai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, sehingga terwujud demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan bermartabat sesuai dengan semangat "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat."
Penulis dan Poto: Abdi - Rudi
Editor: Nazmi Hidayat S, SH